Iklan
HiburanArtikel

2,5 Menit Saja, Lagu Ini Mampu Hentikan Tangisan Bayi Seketika

Maya Putri

Oleh

2,5 Menit Saja, Lagu Ini Mampu Hentikan Tangisan Bayi Seketika
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Maya Putri)

Reading Comfort

INTARTA.com - Bayi yang sedang menangis bisa langsung tenang begitu mendengar suara tawa riang yang menjadi pembuka sebuah lagu. Itulah efek dari The Happy Song, lagu berdurasi dua setengah menit karya musisi asal Inggris Imogen Heap yang pekan ini genap berusia 10 tahun.

Lagu tersebut memang dirancang secara khusus menggunakan ilmu pengetahuan. Pada 2016, perusahaan makanan bayi Inggris Cow & Gate menugaskan psikolog musik Lauren Stewart dan psikolog perkembangan anak Caspar Addyman untuk menciptakan lagu yang benar-benar membuat bayi bahagia. Keduanya lalu menggandeng Heap, yang saat itu memiliki anak berusia 18 bulan.

Baca Juga:Tiga Kabar Artis Paling Heboh: Klarifikasi Amanda, Pemeriksaan Musisi, dan Malam Penghargaan Musik

Riset Sains di Balik Melodi

Tim peneliti membekali Heap dengan sejumlah rekomendasi berbasis riset, mulai dari penggunaan tangga nada mayor, pengulangan melodi, hingga perangkat musik seperti drum roll dan glissando nada naik yang memicu rasa penasaran dan kejutan pada bayi. Lagu itu kemudian diuji langsung pada kelompok bayi fokus sebelum dirilis.

Hasilnya, melodi yang catchy, bassline yang berjalan ringan, dan lirik yang playful terbukti hampir hipnotis: tangisan bayi yang mulai meledak bisa berhenti seketika.

Baca Juga:Sutradara Peraih Oscar Sebastián Lelio Meninggal di Usia 52 Tahun

470 Juta Kali Diputar

Dalam satu dekade terakhir, The Happy Song telah diputar lebih dari 470 juta kali di Spotify — melampaui lagu legendaris Let’s Get It On milik Marvin Gaye maupun Bridge Over Troubled Water dari Simon & Garfunkel. Di YouTube, sebuah loop lagu berdurasi 10 jam yang diunggah seorang pendengar saja sudah ditonton 14 juta kali.

Lagu ini kini menjadi salah satu sumber royalti terbesar bagi Heap, yang selain bersolo karier juga merupakan separuh dari duo Frou Frou serta ikut memproduseri album 1989 milik Taylor Swift.

“Saya tidak pernah berpikir sebelumnya, ‘Oh, ini akan menghasilkan banyak uang dari semua bayi di dunia,’” kata Heap. “Saya hanya sangat ingin membuat lagu yang memberi beberapa menit kelegaan bagi keluarga yang sedang terjebak macet atau apa pun.”

Tidak Meremehkan Bayi

Menurut Addyman, kunci keberhasilan lagu ini adalah tidak meremehkan pendengarnya. Liriknya justru menyasar orang dewasa: baris yang paling sering terngiang seperti “I just adore-dore-dore you every day more” mengungkapkan perasaan orang tua, bukan hal-hal klise lagu anak.

“Kuncinya, lagu ini tidak berbicara merendahkan kepada bayi,” kata Addyman.

Heap mengaku tidak pernah mempromosikan lagu itu. Namun dari mulut ke mulut — atau dari kepanikan orang tua yang mengetik “cara menghentikan bayi menangis” di mesin pencari — lagu ini terus ditemukan generasi baru orang tua. Termasuk seorang ayah di dalam pesawat, yang bayinya berhenti menangis setelah mendengar tawa pembuka lagu tersebut dan sang ayah nyaris menangis karena lega.

Sumber: CNN

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…