AfD Jerman Siapkan Dokumen Rombak Besar Uni Eropa, Weidel Tampil di Parlemen Eropa
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Alice Weidel, ketua bersama partai sayap kanan Jerman Alternative für Deutschland (AfD), dijadwalkan memaparkan dokumen kebijakan baru partainya tentang Uni Eropa di hadapan Parlemen Eropa pada Rabu ini. Dokumen yang diberi tajuk “A New Deal for Europe” itu berisi rencana pemangkasan besar-besaran kewenangan Brussels.
Berdasarkan laporan Politico, dokumen kebijakan tersebut tidak serta-merta mengusulkan Jerman keluar dari blok maupun dari zona euro. AfD justru menginginkan kewenangan dan anggaran Uni Eropa dipangkas secara drastis.
Baca Juga:Konferensi Keamanan ke-25 Soroti Ancaman Agresi dan Dorongan Reformasi HukumPemilihan Langsung Dihapus, Mahkamah Diganti Tribunal
Isi dokumen itu tergolong radikal. Alih-alih memilih anggota Parlemen Eropa lewat pemilihan langsung, AfD ingin para anggota parlemen ditunjuk oleh parlemen-parlemen nasional negara anggota.
AfD juga mengancam akan memangkas kontribusi keuangan Jerman ke anggaran Uni Eropa. Pemerintah Jerman di bawah AfD akan meminta pengecualian dari aturan-aturan Uni Eropa di bidang migrasi dan kebijakan sosial, serta kemungkinan opt-out di sektor pertanian dan keuangan.
Ancaman Referendum dan Target 2029
Jika Uni Eropa menolak tuntutan reformasi tersebut, AfD akan menempuh langkah paling jauh: menggelar referendum soal keanggotaan Jerman di Uni Eropa. Namun langkah itu dinilai tidak realistis karena memerlukan amandemen Undang-Undang Dasar Jerman yang harus disetujui dua pertiga suara di Bundestag maupun Bundesrat.
AfD menargetkan dapat mewujudkan kebijakan tersebut pada 2029, bertepatan dengan jadwal pemilihan federal Jerman dan pemilihan Eropa berikutnya. Sejumlah survei terkini menempatkan AfD di posisi pertama, tetapi partai itu tetap membutuhkan mitra koalisi untuk membentuk pemerintahan — sesuatu yang sulit karena partai-partai lain, termasuk Uni Demokrat Kristen (CDU), menolak bekerja sama dengan AfD dalam kebijakan “firewall”.
Sumber: DW News
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Konferensi Keamanan ke-25 Soroti Ancaman Agresi dan Dorongan Reformasi Hukum

Laba Kuartal III Merosot, Raksasa Otomotif Pangkas Ribuan Pekerja

Pertarungan Sengit Memperebutkan Kendali Parlemen di Tengah Penilaian atas Presiden

Putusan Ijazah Memicu Perbedaan Sikap di Parlemen

Hasil Pemilu Terbelah Tipis, Perebutan Kursi Pemerintahan Masih Terbuka

Saham Teknologi Bangkit Setelah Kehilangan Triliunan Dolar
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



