AI Baru Bisa Temukan Celah Bank dalam Hitungan Detik, Regulator Waspada
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Industri perbankan global diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul kehadiran model kecerdasan buatan terbaru bernama Claude Mythos buatan Anthropic. Model itu diklaim mampu mendeteksi celah keamanan di sistem perangkat lunak hanya dalam hitungan detik, dan kekhawatiran muncul bila kemampuan tersebut disalahgunakan peretas sehingga risiko serangan ke sistem keuangan meningkat.
Peringatan dari Regulator Berbagai Negara
Terbaru, Otoritas Pengawas Lembaga Keuangan Kanada atau OSFI mengirim surat khusus kepada jajaran direksi, kepala teknologi, kepala keamanan informasi, hingga manajer risiko di sektor perbankan dan asuransi. Berdasarkan laporan Reuters, OSFI menyebut model AI tingkat lanjut seperti Claude Mythos membuat waktu yang tersedia untuk mitigasi risiko menjadi jauh lebih pendek.
Sebelumnya, pejabat tinggi Amerika Serikat termasuk Menteri Keuangan dan Ketua The Fed disebut sudah menyampaikan kekhawatiran serupa, dan regulator di Inggris, Jepang, hingga Hong Kong mengeluarkan peringatan senada. Claude Mythos disebut mampu mendeteksi bug dan kerentanan di sistem operasi hingga browser utama, pekerjaan yang biasanya membutuhkan tim ahli berhari-hari.
Skenario Darurat dan Imbauan bagi Nasabah
Pihak Anthropic saat meluncurkan Mythos tidak menampik adanya potensi bahaya dan mengakui sistemnya bisa menemukan ribuan kerentanan di seluruh dunia yang berisiko bagi ekosistem keuangan jika jatuh ke tangan yang salah. Di Jepang, Asosiasi Perbankan Jepang bahkan menyiapkan skenario terburuk untuk melindungi dana nasabah, termasuk menonaktifkan sementara layanan ATM hingga mobile banking. Ketuanya, Masahiko Kato yang juga Presiden Mizuho Bank, menyebut ada kekhawatiran nyata mengenai lonjakan serangan siber tingkat tinggi yang jauh melampaui prediksi, dan penangguhan layanan secara proaktif adalah langkah darurat yang tidak bisa dihindari jika situasi memburuk.
Regulator global meminta bank membatasi penggunaan tools AI pihak ketiga di internal dan mempercepat investasi sistem keamanan. Bagi nasabah, peringatan ini menjadi pengingat untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah di m-banking, tidak mengklik tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bank, dan rutin mengganti kata sandi. Jika suatu saat layanan bank tutup sementara, kemungkinan itu adalah bagian dari mitigasi risiko, bukan sekadar gangguan teknis.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

AI Kini Membangun AI: Laporan Baru Ungkap Percepatan yang Bikin Peneliti Cemas

Raksasa AI Bersiap Melantai di Bursa di Tengah Gelombang Penolakan Publik

OpenAI Kini Bernilai 1,25 Triliun Dolar Usai Raih Dana Segar 11 Miliar Dolar

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Pengadilan Larang Raksasa Medsos Pakai Konten Pers untuk Latih AI, Denda Miliaran per Hari

Ketika Ponsel Pintar Bisa Disadap Tanpa Disadari
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



