Anthropic Resmi Ajukan IPO, Valuasi Ditaksir hingga 2 Triliun Dolar AS
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic resmi mengajukan dokumen untuk melantai di bursa saham. Langkah ini membuka jalan bagi salah satu penawaran saham perdana (IPO) terbesar dalam sejarah pasar modal dunia.
IPO tersebut bisa digelar secepatnya pada November 2026. Para analis menaksir valuasi perusahaan pengembang chatbot Claude itu berada di kisaran 1,5 triliun hingga 2 triliun dolar AS.
Baca Juga:Raksasa AI Bersiap Melantai di Bursa di Tengah Gelombang Penolakan PublikTarget Dana hingga 100 Miliar Dolar AS
Dana yang dihimpun dari IPO diperkirakan mencapai 100 miliar dolar AS. Jika tercapai, angka itu akan melampaui rekor IPO terbesar sejauh ini yang dipegang SpaceX milik Elon Musk sebesar 86 miliar dolar AS.
Anthropic akan mencatatkan sahamnya di bursa Nasdaq dengan kode emiten ANT. Namun perusahaan belum mengungkapkan berapa banyak saham yang akan dijual maupun harga penawarannya, karena kolom tersebut masih dikosongkan dalam dokumen yang diajukan ke Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin, 26 Oktober 2026.
Baca Juga:OpenAI Kini Bernilai 1,25 Triliun Dolar Usai Raih Dana Segar 11 Miliar DolarAnthropic sebenarnya sudah mengajukan dokumen secara rahasia ke SEC sejak Juni 2026, sehingga regulator punya waktu memeriksa kelayakan finansial perusahaan sebelum dokumen itu dibuka ke publik dan calon investor.
Visi Para Pendiri dan Risiko AI
Tujuh pendiri perusahaan, termasuk kakak beradik Dario Amodei dan Daniela Amodei, memaparkan visi mereka tentang masa depan AI dalam surat kepada calon investor.
"Kami percaya AI adalah salah satu teknologi paling berpengaruh dalam sejarah manusia."
Dalam surat itu, Anthropic juga kembali mengingatkan risiko sosial dari perkembangan AI. Pimpinan perusahaan menyatakan bisa saja mengambil keputusan tak biasa untuk memperlambat laju pengembangan, sekalipun itu berarti tertinggal dari pesaing.
Pengajuan IPO ini menjadi tonggak besar bagi perusahaan yang baru didirikan lima tahun lalu, tepatnya pada 2021, oleh para mantan anggota OpenAI, perusahaan di balik ChatGPT.
Masih Rugi, tapi Kas Melimpah
Dokumen pengajuan menunjukkan pendapatan Anthropic tumbuh pesat, tetapi perusahaan belum mencetak laba, sama seperti para pesaingnya di industri AI.
Anthropic membukukan kerugian bersih 80,7 miliar dolar AS pada semester pertama 2026, membengkak dari kerugian 13 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, perusahaan menyatakan masih memegang kas dan setara kas sebesar 112,4 miliar dolar AS per 30 Juni 2026. Dana segar dari IPO diyakini akan memberi Anthropic sumber daya besar untuk mempercepat ekspansinya.
IPO Anthropic dan rencana IPO OpenAI pada tahun depan berlangsung di tengah kekhawatiran yang kian besar soal perlombaan AI dan pembangunan infrastruktur pendukungnya, termasuk pusat data yang mengonsumsi energi dalam jumlah sangat besar.
Sumber: DW News
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Raksasa AI Bersiap Melantai di Bursa di Tengah Gelombang Penolakan Publik

OpenAI Kini Bernilai 1,25 Triliun Dolar Usai Raih Dana Segar 11 Miliar Dolar

AI Kini Membangun AI: Laporan Baru Ungkap Percepatan yang Bikin Peneliti Cemas

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar

Saham Produsen Chip Melonjak Usai Proyeksi Pertumbuhan AI Melampaui Perkiraan

Modal Jumbo untuk Startup yang Ingin Mengubah Cara Tim Penjualan Bekerja
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



