Iklan
HiburanArtikel

Candi Bajang Ratu, Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan

Maya Putri

Oleh

Candi Bajang Ratu, Gapura Megah Peninggalan Kerajaan Majapahit di Trowulan
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Maya Putri)

Reading Comfort

INTARTA.com - Candi Bajang Ratu menjadi salah satu bukti kejayaan Kerajaan Majapahit — salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar dalam sejarah Nusantara. Kerajaan yang berdiri pada akhir abad ke-13 ini mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, dengan Gajah Mada sebagai mahapatih, dan pengaruhnya meluas ke berbagai wilayah Nusantara.

Candi Bajang Ratu terletak di Dukuh Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bangunan ini berbentuk gapura paduraksa, yaitu gerbang yang memiliki atap.

Baca Juga:Raja Menuding Jaksa Agung Menghambat Tahanan Rumah Mantan Perdana Menteri

Memperingati Wafatnya Raja Jayanegara

Waktu pembangunan gapura ini belum diketahui secara pasti. Namun, relief Ramayana serta ornamen binatang dan naga pada bangunannya menjadi bagian dari petunjuk sejarah yang berkaitan dengan periode Majapahit.

Candi Bajang Ratu dipercaya dibangun untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara. Bangunan ini bukan berfungsi sebagai makam, melainkan diduga berkaitan dengan akses menuju kompleks bangunan suci.

Baca Juga:Jaksa Agung Bertahan soal Penundaan Tahanan Rumah di Tengah Teguran Istana

Termasuk Kawasan Cagar Budaya Trowulan

Gapura tersebut dipugar pada 1989 hingga 1992. Candi Bajang Ratu juga termasuk dalam kawasan cagar budaya Trowulan yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 260/M/2013.

Sumber: Okezone

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…