Iklan
PolitikArtikel

Dudung Minta Aksi 28 Oktober Disampaikan Damai dan Tertib

Budi Santoso

Oleh

Dudung Minta Aksi 28 Oktober Disampaikan Damai dan Tertib
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

INTARTA.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah menghormati aspirasi yang disampaikan dalam aksi demonstrasi pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aspirasi itu datang dari mahasiswa, aktivis, dan masyarakat luas.

Dudung menegaskan, penyampaian pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Pemerintah, kata dia, memandang kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi.

Baca Juga:Tiga Jenderal Jadi Tersangka, Menko Polkam Pastikan Keamanan Tetap Terkendali

Kebebasan Harus Disertai Tanggung Jawab

Meski demikian, Dudung mengingatkan bahwa kebebasan tidak berdiri sendiri. Kebebasan berpendapat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab, penghormatan terhadap hukum, ketertiban, dan hak orang lain.

"Pemerintah menghormati aspirasi, kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian penting dari kehidupan demokrasi kita. Namun, kebebasan harus berjalan seiring dengan tanggung jawab."
Baca Juga:Menteri Sebut Ada Indikasi Makar di Balik Dugaan Penyadapan Presiden

Ia merujuk Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Aturan itu menegaskan penyampaian pendapat harus dilaksanakan dengan menghormati hukum, ketertiban, dan hak-hak orang lain.

Ajakan untuk Aksi Damai dan Tertib

Karena itu, Dudung kembali mengajak seluruh peserta aksi menyampaikan aspirasinya secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Kritik, menurut dia, tetap bisa disampaikan dengan tegas tanpa mengabaikan ketertiban umum.

Ajakan itu disampaikan sebagai respons atas aksi 28 Oktober 2026, yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Pemerintah berharap aspirasi yang disampaikan dapat menjadi masukan dalam kehidupan berdemokrasi, sekaligus menjaga ruang publik tetap aman bagi semua pihak.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…