Elon Musk Sebut Penggabungan SpaceX dan Tesla 'Ide yang Bagus'
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Elon Musk menyebut penggabungan SpaceX dan Tesla sebagai "ide yang bagus" dan mengonfirmasi bahwa kedua perusahaannya telah membentuk komite khusus untuk membahas kemungkinan tersebut. Pernyataan itu ia sampaikan kepada para investor dalam konferensi telepon pada Selasa (21/10).
"Saya pikir ini ide yang bagus, tetapi keputusan sebenarnya ada pada komite khusus kedua perusahaan," kata Musk.
Baca Juga:Saham Teknologi Bangkit Setelah Kehilangan Triliunan Dolar"Karena saya pihak yang berkonflik, saya sebenarnya tidak bisa ikut dalam diskusi komite khusus."
Komite tersebut disebut terdiri dari direktur independen dan dibentuk atas permintaan para pemegang saham. Menurut Musk, sedikitnya 50 persen pemegang saham Tesla harus menyetujui agar penggabungan bisa berjalan.
Penggabungan Masih Jauh dari Pasti
Musk memberi penegasan bahwa penggabungan kedua perusahaan masih jauh dari kata pasti. "Terlalu dini untuk berasumsi bahwa penggabungan akan terjadi," kata Musk.
Meski demikian, ia melihat banyak manfaat dari penyatuan kedua perusahaan. "Saya pikir ada banyak nilai dalam menggabungkan kedua perusahaan karena kita berada dalam singularitas superinteligensi," ujar Musk.
Ia menyebut sejumlah bidang yang bisa dikembangkan bersama, mulai dari perangkat lunak superinteligensi, desain chip, Terafab, robotika, hingga pengangkutan massal ke orbit melalui konstelasi satelit dan konektivitas.
Pasar merespons positif pernyataan Musk. Saham SpaceX naik 8 persen, sementara saham Tesla menguat 1,8 persen. Kenaikan itu terjadi setelah SpaceX mencatatkan laba pertamanya sebagai perusahaan publik.
Musk juga memperkirakan pendapatan tahunan berulang SpaceX bisa mencapai antara 500 miliar hingga 1 triliun dolar AS pada akhir 2027, seiring melonjaknya permintaan pusat data luar angkasa dan ledakan kecerdasan buatan.
Tanggapan Investor dan Analis
Spekulasi penggabungan Tesla dan SpaceX sebenarnya bukan hal baru. Isu ini menguat belakangan setelah Barclays memperkirakan kesepakatan bisa diumumkan sebelum rapat tahunan Tesla pada Desember mendatang.
"Awalnya saya bilang peluangnya 90 persen bahwa sesuatu akan terjadi dalam dua tahun ke depan. Sekarang menurut saya peluangnya 95 persen," kata Gene Munster, Mitra Pengelola di Deepwater Asset Management yang berinvestasi di Tesla. Ia memperkirakan kesepakatan bahkan bisa terjadi dalam setahun ke depan.
Sementara itu, Justus Parmar, Direktur Utama Fortuna Investments, menilai ada manfaat lain dari penggabungan. "Tesla menjalankan bisnis otomotif bermargin tinggi dan menghasilkan arus kas. Arus kas itu bisa membantu mendukung keuangan SpaceX dan mendanai tujuan eksplorasi luar angkasanya yang sangat padat modal, termasuk pusat data orbital," ujarnya.
Sumber: DW News
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Saham Teknologi Bangkit Setelah Kehilangan Triliunan Dolar

OpenAI Kini Bernilai 1,25 Triliun Dolar Usai Raih Dana Segar 11 Miliar Dolar

Jensen Huang Jadi Target Plot Mata-Mata, Tiga Komite Kongres Minta Penjelasan Tertutup

Gaji Rp3 Juta Bisa Investasi? Ini 7 Pilihan yang Masuk Akal Setelah Gajian

Orang Tua Cari HP Aman untuk Anak, Perusahaan Ini Menjawabnya

Dari Barisan Depan ke Kursi Panas: Raksasa Teknologi Hadapi Era Pengawasan Ketat
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



