Malware Baru Incar Ponsel, Ratusan Juta Perangkat Masih Rentan
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Serangan malware berbahaya dilaporkan mengincar pengguna ponsel di berbagai belahan dunia. Skalanya tidak kecil: malware tersebut disebut mampu mencuri informasi dari ratusan juta perangkat.
Perusahaan keamanan siber Lookout, iVerify, dan Google Threat Intelligence menerbitkan analisis bersama mengenai malware bernama Darksword. Google dan iVerify juga mengungkap spyware lain yang dijuluki Coruna.
Baca Juga:Ketika Ponsel Pintar Bisa Disadap Tanpa DisadariMasuk Tanpa Perlu Instal Apa Pun
Yang paling mengkhawatirkan adalah cara penyebarannya. Malware ini dikirim ke ponsel yang menjalankan iOS 18.4 hingga 18.6.2 ketika pengguna mengunjungi salah satu dari puluhan situs web yang sudah dikompromikan. Teknik ini disebut watering hole: korban tidak perlu memasang apa pun, cukup membuka situs yang tampak normal.
Google menyebut Darksword memiliki target di Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Ukraina, dan menandai aktor di baliknya sebagai UNC6353 yang diduga terkait Rusia. Kelompok yang sama sebelumnya juga memakai Coruna. Secara teknis, Darksword adalah rangkaian exploit lengkap dengan enam kerentanan, termasuk yang dilacak sebagai CVE-2025-31277.
Baca Juga:Tanpa Disadari, Isi Ponsel Bisa Disadap Lewat Jaringan OperatorRatusan Juta Perangkat Masih Rentan
Belum diketahui pasti berapa banyak ponsel yang sudah jadi korban, tetapi jumlah yang rentan sangat besar. iVerify dan Lookout menyebut 220 juta hingga 270 juta ponsel masih menjalankan versi sistem yang rentan, karena banyak pengguna menunda pembaruan dengan alasan baterai, penyimpanan penuh, atau tidak suka tampilan baru.
Juru bicara Apple mengatakan eksploitasi itu terkait perangkat lunak yang sudah usang dan bisa diatasi dengan pembaruan. Pada April 2026, Apple memperluas ketersediaan iOS 18.7.7 agar pengguna yang belum mau pindah ke iOS 26 tetap terlindungi. Bila ponsel masih di iOS 18.4 sampai 18.6.2, segera perbarui ke iOS 18.7.7 atau langsung ke iOS 26, aktifkan pembaruan otomatis, dan hindari membuka situs asing dari sumber tidak jelas sampai pembaruan selesai.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Ketika Ponsel Pintar Bisa Disadap Tanpa Disadari

Tanpa Disadari, Isi Ponsel Bisa Disadap Lewat Jaringan Operator

Orang Tua Cari HP Aman untuk Anak, Perusahaan Ini Menjawabnya

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Penjualan Chip Ponsel Meleset, Saham Raksasa Semikonduktor Anjlok

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



