Mbappe Rebut Onze d'Or 2026 dengan Suara Telak, Ungguli Dua Bintang PSG
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Kylian Mbappe menambah koleksi penghargaan individunya setelah dinobatkan sebagai peraih Onze d’Or 2026. Penyerang Real Madrid itu menang telak dengan meraih hampir separuh suara penggemar, mengungguli dua bintang Paris Saint-Germain (PSG), Joao Neves dan Khvicha Kvaratskhelia.
Dilaporkan, lebih dari dua juta suara masuk melalui situs Onze Mondial. Mbappe mengumpulkan 48,2 persen dari total suara, jauh di depan Neves yang finis kedua dengan 11,9 persen, sementara Kvaratskhelia memperoleh 10,8 persen.
Baca Juga:Tiga Gol Tanpa Balas Jaga Tekanan di Puncak KlasemenMusim Gemilang Bersama Madrid
Gelar ini melengkapi musim luar biasa Mbappe bersama Real Madrid, di mana ia mencetak lebih dari 40 gol dan tampil memecahkan rekor di ajang Piala Dunia. Prestasi itu juga memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat terkuat peraih Ballon d’Or.
Penghargaan untuk Kerja Keras
Baca Juga:Tiga Gol Tanpa Balas Perpanjang Rentetan Kemenangan BeruntunBagi Mbappe, Onze d’Or bukan sekadar soal statistik individu. Ia menyebut penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras sepanjang musim sekaligus penyemangat untuk tampil lebih baik lagi.
“Rasanya menyenangkan mendapat pengakuan. Ini adalah hadiah atas kerja keras sepanjang tahun, dan ini memberi saya banyak motivasi untuk terus melaju dan berbuat lebih baik lagi,” ujar Mbappe.
Ia juga menyebut penghargaan yang dipilih penggemar memiliki makna tersendiri, karena pada akhirnya para pemain tampil untuk menghibur penonton. “Mengetahui bahwa Anda berhasil menghibur lebih dari siapa pun selalu memuaskan,” katanya.
Sejajar dengan Legenda
Ketika ditanya soal mengikuti jejak ikon-ikon seperti Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, dan Diego Maradona, penyerang asal Prancis itu menyambut baik perbandingan tersebut dan menyebut mereka sebagai pemain yang meninggalkan jejak di eranya masing-masing.
Kebiasaan Aneh Sejak Kecil
Di luar penghargaan, Mbappe juga mengungkap kebiasaan uniknya: ia bermain tanpa insole (bantalan sepatu) sejak kecil. Kebiasaan itu bermula di kampung halamannya, Bondy, dan bertahan hingga kini meski ia sudah memakai sepatu yang dibuat khusus untuknya.
“Untuk anak-anak di luar sana: jangan lepas insole kalian! Biarkan tetap di dalam! Saya melakukan kesalahan itu waktu kecil, dan sejak itu saya bermain tanpa insole,” selorohnya.
Sumber: OneFootball
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tiga Gol Tanpa Balas Jaga Tekanan di Puncak Klasemen

Tiga Gol Tanpa Balas Perpanjang Rentetan Kemenangan Beruntun

Dua Kali Tertinggal, Gol Roket di Masa Injury Time Selamatkan Kemenangan Dramatis

Gol Injury Time Valverde Selamatkan Madrid dari Hasil Imbang

Drama Menit Akhir: Gol Telat Membalikkan Kekalahan, Kejutan Lain Menanti Sang Raksasa

Tiga Gol Tanpa Balas Bawa Los Blancos Samai Poin Pemuncak Klasemen
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



