Otak Tetap Tajam: 5 Kebiasaan Sederhana untuk Mencegah Penurunan Kognitif
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Skor IQ cenderung fluktuatif — skor rendah tak selalu menggambarkan kemampuan berpikirmu; bisa jadi kamu sedang tidak siap saat tes. Yang lebih perlu diwaspadai adalah penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Berikut lima cara praktis menjaga fungsi kognitif tetap terjaga.
1. Tangani Depresi dan Masalah Kesehatan Mental
Menurut Mayo Clinic, depresi dapat mengganggu konsentrasi, motivasi, dan ingatan. Keluhan tersebut kadang terasa seperti penurunan kemampuan berpikir, meski penyebabnya belum tentu perubahan IQ. Jika suasana hati murung berlangsung lama atau menghambat aktivitas sehari-hari, pertimbangkan berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.
2. Berhenti Merokok
Dampak buruk rokok bukan hanya bagi paru-paru dan jantung, tetapi juga kesehatan otak. Berhenti merokok mengurangi paparan zat berbahaya yang memengaruhi tubuh. Jika sulit berhenti sendiri, mintalah dukungan tenaga kesehatan atau ikuti program berhenti merokok, dan hindari asap rokok orang lain.
Baca Juga:Tujuh Prinsip Hidup Minimalis yang Tak Ekstrem demi Keuangan Lebih Tenang3. Olahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik membantu melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Olahraga juga mendukung suasana hati dan kesehatan jantung yang sama-sama berperan dalam kesehatan otak. Tips dari University of Maryland Medical System: lakukan aktivitas aerobik intensitas sedang sekitar 150 menit per minggu, sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan.
4. Bersosialisasi
Merasa kesepian atau terisolasi berkontribusi terhadap penurunan fungsi kognitif. Bergabunglah dengan komunitas, jadi sukarelawan, atau ikuti berbagai kegiatan lain agar tetap merasa terhubung dengan banyak orang.
5. Cukupi Kebutuhan Tidur
Kurang tidur membuat sulit fokus, mengingat informasi, dan mengendalikan emosi. Dalam jangka panjang, gangguan tidur berkaitan dengan risiko masalah kesehatan mental dan kognitif. Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur tujuh hingga sembilan jam per malam — buat jadwal tidur teratur dan batasi penggunaan gawai menjelang istirahat.
Berbagai cara ini bukan berarti menjamin skor tes akan selalu sama. Yang penting, fokuslah pada kesehatan otak secara menyeluruh.
Jika perubahan ingatan atau kemampuan berpikir terasa mengganggu, bicarakan dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penilaian yang sesuai.
Sumber: CNN Indonesia
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Ramalan Zodiak Leo dan Virgo Hari Ini: Jaga Kesehatan dan Manfaatkan Peluang Keuangan

Tujuh Prinsip Hidup Minimalis yang Tak Ekstrem demi Keuangan Lebih Tenang

Gaji Selalu Habis untuk Keluarga? Cara Realistis Menabung bagi Generasi Terjepit

Gajian Habis Sebelum Akhir Bulan? Begini Cara Mengatur Uang agar Tidak Boros

Libra Hari Ini: Hari Romantis dan Waktu Tepat Memulai Hal Baru

Usia 30 dan Tabungan Masih Nol? Lima Langkah Ini Bisa Jadi Titik Balik
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



