UEFA Desak FIFA Buka Dokumen Rencana Jual Piala Dunia 4,2 Miliar Dolar
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - UEFA memberi FIFA tenggat hingga 2 November untuk membuka dokumen terkait rencana investasi rahasia Piala Dunia senilai 4,2 miliar dolar AS yang diluncurkan lalu dibatalkan Presiden Gianni Infantino pada Juli lalu. Surat resmi itu memuat 42 pertanyaan yang menuntut jawaban.
Langkah terbaru dalam perebutan kekuasaan antara badan sepak bola global dan kontinental ini terungkap Senin, beberapa hari setelah para petinggi sepak bola Eropa kecewa dengan penjelasan Infantino yang dinilai tidak jelas dalam rapat Dewan FIFA pekan lalu. Infantino tidak menyerahkan satu pun dokumen soal rencana penjualan Piala Dunia itu.
Baca Juga:Tujuh Pemain Naturalisasi Kembali Beraksi Setelah Sanksi Berakhir42 Pertanyaan Tajam
Di antara 42 pertanyaan yang diajukan UEFA: paket gaji pribadi Infantino, pembayaran finansial kepada penyanyi Marc Anthony, penanganan kasus disiplin striker AS Folarin Balogun, hubungan bisnis dan politik yang melibatkan Presiden AS Donald Trump dan keluarganya, serta independensi operasional komite yudisial, elektoral, dan etik FIFA.
UEFA bahkan meminta pengadilan federal AS mengesahkan surat perintah (subpoena) yang memaksa penyerahan dokumen dan kesaksian di bawah sumpah soal rencana investasi yang batal itu, yang bernama FIFA Forward Enterprise. Pengacara FIFA mengklaim UEFA sedang "melecehkan" Infantino.
Baca Juga:Misi Bangkit demi Tiga Poin dan Persaingan di Papan AtasKetidakpuasan Mendalam
Surat resmi yang ditandatangani Sekretaris Jenderal UEFA Theodore Theodoridis atas nama anggota Dewan FIFA dari Eropa itu menyebut permintaan maaf Infantino dan penjelasannya gagal menjawab kekhawatiran inti.
"Penarikan FFE, pengakuan kesalahan, dan pengumuman 'potensi reformasi tata kelola' tidak menjawab bagaimana keputusan-keputusan itu diambil atau mengapa Dewan FIFA tidak dilibatkan pada tahap yang tepat."
Menurut laporan media, surat itu juga menegaskan: setiap penolakan membuka informasi atau dokumen harus dijelaskan satu per satu, dengan alasan spesifik yang jelas.
Berkejaran dengan Tenggat Pemilu
UEFA menuntut jawaban paling lambat 2 November — 16 hari sebelum tenggat pencalonan untuk pemilihan presiden FIFA pada 18 Maret 2027. Rapat Dewan FIFA berikutnya baru digelar 16 Desember di Doha, Qatar, setelah pencalonan ditutup, sehingga UEFA bersikeras jawaban tidak bisa menunggu.
"Pertanyaan-pertanyaan ini membutuhkan jawaban sekarang. Tidak bisa ditunda hingga rapat Dewan FIFA berikutnya — dan reformasi tata kelola di masa depan tidak bisa menggantikan pemeriksaan atas keputusan yang sudah diambil serta akuntabilitasnya," tegas surat itu.
Tenggat yang lebih awal akan memberi federasi waktu menilai jawaban FIFA — atau kegagalannya menjawab — selagi mereka masih bisa mencalonkan atau mendukung penantang.
Sumber: Al Jazeera
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tujuh Pemain Naturalisasi Kembali Beraksi Setelah Sanksi Berakhir

Misi Bangkit demi Tiga Poin dan Persaingan di Papan Atas

Memimpin Perundingan Iklim Dunia di Tengah Sorotan atas Ekspor Batu Bara dan Gas

Pujian Tulus Sang Pelatih untuk Peraih Bola Emas Jelang Laga Besar

OpenAI Kini Bernilai 1,25 Triliun Dolar Usai Raih Dana Segar 11 Miliar Dolar

Demi Ekspansi Kecerdasan Buatan, Raksasa Teknologi Cari Dana 20 Miliar Dolar
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



