Iklan
PolitikArtikel

Warga Desak Prabowo Tangani Karhutla dengan Serius: Jangan Bodohi Rakyat soal Asap

Budi Santoso

Oleh

Warga Desak Prabowo Tangani Karhutla dengan Serius: Jangan Bodohi Rakyat soal Asap
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

INTARTA.com - Seorang warga menyampaikan desakan keras kepada Presiden Prabowo Subianto agar menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan serius. Desakan itu disampaikan dalam sebuah video singkat yang diunggah kanal KOMPASTV di YouTube.

Dalam video berdurasi 60 detik itu, warga tersebut mempertanyakan keseriusan penanganan karhutla dan meminta pemerintah menyalurkan bantuan langsung ke masyarakat yang terdampak asap. Ia menegaskan bahwa karhutla bukan sekadar persoalan alam, melainkan persoalan nyawa.

Baca Juga:Desakan Bongkar Tuntas Dugaan Penyadapan Pejabat Negara

Asap Karhutla Disebut Merenggut Nyawa

Warga itu menyinggung dampak asap terhadap anak-anak. Ia menyebut ada bayi berusia 1 tahun yang meninggal akibat asap, dan menilai pemerintah tidak boleh tega membiarkan anak-anak menjadi korban.

"Bapak tega ngasih lihat anak-anak yang mati kena asap. Karhutla itu nyawa."
Baca Juga:Menteri HAM Sebut Dugaan Penyadapan Kepala Negara sebagai Pengkhianatan

Ia juga menolak anggapan bahwa karhutla semata-mata bencana alam. Menurutnya, kebakaran hutan dan lahan sudah dikaji para ilmuwan di Indonesia selama bertahun-tahun, lengkap dengan solusi dan langkah mitigasinya.

Desakan agar Pemerintah Mendengar Kajian Ilmuwan

Warga tersebut menilai kajian ilmiah soal karhutla sudah disampaikan berulang kali kepada pemerintah, tetapi belum juga didengar. Ia meminta Presiden tidak lagi menyebut persoalan ini sebagai bercandaan alam.

"Jangan bodoh-bodohin rakyat bilang ini bencana alam. Ini fakta, scientific, yang sudah dikaji sama ilmuwan-ilmuwan dari Indonesia."

Ia menutup pesannya dengan menegaskan bahwa masyarakat bukan tanpa solusi. Menurutnya, semua persoalan karhutla sudah memiliki kajian dan jalan keluarnya, tinggal kemauan pemerintah untuk menjalankannya dengan serius.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…