Iklan
PolitikBerita

Dituduh Asusila, Terapis Pijat di Johar Baru Diperas Rp600 Ribu, Lima Pelaku Ditangkap

Budi Santoso

Oleh

Dituduh Asusila, Terapis Pijat di Johar Baru Diperas Rp600 Ribu, Lima Pelaku Ditangkap
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

JAKARTA - INTARTA.com - Seorang terapis pijat di kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat, menjadi korban penganiayaan dan pemerasan. Korban dituduh berbuat asusila saat sedang memijat, lalu dimintai uang hingga Rp600 ribu.

Peristiwa itu bermula ketika korban datang ke sebuah kontrakan untuk memberikan jasa pijat atas pesanan salah satu pelaku. Di tengah sesi pijat, tiga pelaku lain tiba-tiba menggerebek ruangan dan menuduh korban melakukan perbuatan asusila.

Baca Juga:Menyamar Jadi Polisi, Komplotan Culik Pria dan Peras Keluarga Rp10 Juta

Modus Penggerebekan dan Ancaman Pemukulan

Korban mengaku dipukul dan diancam akan dipukul lagi bila tidak menyerahkan uang. Para pelaku awalnya meminta Rp1,2 juta, namun setelah tawar-menawar disepakati sebesar Rp600 ribu.

Setelah kejadian itu, korban melapor ke polisi. Laporan tersebut berujung pada penangkapan lima pelaku. Polisi mengungkap peran masing-masing: satu pelaku memesan jasa pijat, satu pelaku berperan sebagai orang yang dipijat, dan tiga pelaku lainnya berperan sebagai warga yang menggerebek korban.

Baca Juga:Lima Orang Ditangkap Setelah Peternak Diserang Brutal di Rumahnya
Dari pemeriksaan diketahui, kawanan ini sudah tiga kali melakukan pemerasan dengan modus yang sama. Tuduhan asusila itu setelah didalami ternyata tidak terbukti.

Sudah Tiga Kali Beraksi, Terancam 9 Tahun Penjara

Polisi mengamankan empat unit telepon genggam serta rekaman aksi pemerasan yang sempat direkam korban sebagai barang bukti. Kelima pelaku kini terancam hukuman penjara hingga 9 tahun.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tuduhan sepihak tidak boleh dijadikan alat untuk memeras. Bila mengalami kejadian serupa, korban diimbau segera melapor ke polisi agar pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…