Iklan
PolitikBerita

Dituduh Racuni Rekan Peneliti dengan Akrilamida, Mahasiswa di AS Ditangkap Saat Kabur

Budi Santoso

Oleh

Dituduh Racuni Rekan Peneliti dengan Akrilamida, Mahasiswa di AS Ditangkap Saat Kabur
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

LARAMIE - INTARTA.com - Seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Wyoming, Amerika Serikat, didakwa sengaja meracuni rekan sesama mahasiswanya dengan bahan kimia berbahaya, lalu ditangkap saat diduga mencoba melarikan diri ke China.

Tersangka, Aili Wang (32), warga negara China yang menempuh studi mikrobiologi, ditangkap di Bandara Internasional Los Angeles pada 6 Oktober lalu. Jaksa menuduhnya berupaya pulang ke China sehari setelah diinterogasi polisi kampus.

Baca Juga:Jokowi Tegaskan Tak Ada Mahasiswa Lain Bernama Sama di Fakultas Kehutanan

Racun Akrilamida di Pembuat Kopi

Kasus ini bermula dari keluhan korban — yang hanya diidentifikasi lewat inisial dalam dokumen pengadilan — yang merasakan air panas yang biasa diminumnya di kantor terasa aneh. Ia kemudian menemukan bubuk putih di dekat mesin pembuat kopinya. Bersama rekan-rekannya, bubuk itu diuji di laboratorium dan menunjukkan kadar akrilamida yang sangat tinggi.

Akrilamida adalah neurotoksin yang umumnya tidak berbau dan tidak berasa. Gejala korban selama hampir dua bulan — kesemutan di jari, kelemahan kaki, hingga kesulitan kognitif — konsisten dengan paparan zat tersebut, yang mudah disalahartikan sebagai penyakit neurodegeneratif.

Baca Juga:Lima Orang Ditangkap Setelah Peternak Diserang Brutal di Rumahnya

Tak Suyama, profesor kimia yang membantu menguji sampel, menyebut kadar akrilamida yang ditemukan jauh melampaui jumlah yang lazim ada dalam makanan. “Kami yakin ini adalah peracunan yang disengaja,” katanya.

Terekam Kamera dan Jejak eBay

Kamera yang dipasang korban dan polisi di ruang kerja bersama menunjukkan Wang membolak-balik meja korban, membuka dan memeriksa kaleng kopinya, memotret dan mengutak-atik catatan penelitian, serta membilas cangkir kopi korban dengan cairan dari wadahnya sendiri.

Penyidik juga menemukan akun terhubung ke email kampus Wang membeli akrilamida lewat eBay pada akhir Juni dan akhir Agustus. Pada 5 Oktober — hari yang sama ia mengaku kepada penyidik tidak pernah memakai akrilamida — akun itu meminta eBay menghapus riwayat pesanan dan akunnya.

Wang dijerat dakwaan pidana penyerangan berat ( felony aggravated assault and battery ). Hakim Robert J. Sanford menetapkan jaminan sebesar 200.000 dolar AS.

Motifnya masih didalami: menurut dakwaan polisi, hubungan keduanya tidak akur, dan korban diketahui memiliki paten tertunda untuk teknologi pengobatan kanker serta penyakit saraf dan genetik — bidang yang menurut polisi juga digeluti Wang di China.

Sumber: A Grad Student Said He Became Ill After Noticing an Odd Taste in His Water. His Coworkers May Have Helped Crack the Case — CNN

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…