Iklan
PolitikBerita

Geger! Lab Sabu Terbesar di Indonesia Dibongkar di Pidie, 1,1 Ton Disita dan 11 Orang Ditangkap

Budi Santoso

Oleh

Geger! Lab Sabu Terbesar di Indonesia Dibongkar di Pidie, 1,1 Ton Disita dan 11 Orang Ditangkap
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

PIDIE - INTARTA.com - Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), Bareskrim Polri, dan Bea Cukai menggerebek sebuah rumah toko di Kabupaten Pidie, Aceh, yang dijadikan laboratorium pembuatan sabu. Penggerebekan itu membongkar apa yang disebut BNN sebagai laboratorium narkotika jenis sabu terbesar yang pernah diungkap di Indonesia.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan peralatan pembuatan sabu beserta bahan bakunya. Petugas juga menyita 1,1 ton sabu, serta menangkap 11 tersangka, termasuk dua warga negara Tiongkok yang diduga berperan sebagai peracik sabu.

Baca Juga:Penggerebekan Sarang Narkoba Berujung Perlawanan, Empat Orang Diamankan

Digerebek Setelah Pintu Besi Dibuka Paksa

Rekaman udara yang ditayangkan Kompas TV memperlihatkan detik-detik tim gabungan mendatangi bangunan yang dicurigai sebagai laboratorium sabu. Petugas membuka paksa pintu besi rumah toko itu, dan kecurigaan mereka terbukti benar: di dalamnya tersimpan peralatan produksi sabu dan bahan bakunya.

BNN menyebut pengungkapan ini sebagai kasus clandestine lab terbesar yang pernah diungkap sebelumnya. Jumlah barang bukti yang disita dinilai sangat besar, melibatkan warga asing dan jaringan internasional.

Baca Juga:Penertiban Bendera Berujung Maut, Satu Warga Tewas Tertembak
"Ini jumlahnya sangat fantastis dan cukup besar, melibatkan warga asing dan berjaringan internasional."

Bahan Baku Masuk Sejak Juni 2026

Berdasarkan hasil pengembangan penyidik, bahan baku pembuatan sabu masuk ke Indonesia secara bertahap sejak Juni 2026. Setelah terkumpul dalam jumlah besar, dua warga negara Tiongkok yang berperan sebagai peracik mulai mengolah sabu di tempat tersebut pada 18 Oktober.

Dari hasil pengembangan lebih lanjut, sejumlah orang lainnya turut ditangkap di berbagai tempat, sehingga total tersangka menjadi 11 orang. Polisi menyatakan masih akan mengembangkan kasus ini, termasuk menelusuri aliran dana para tersangka untuk membongkar jaringan sindikat narkotika internasional di baliknya.

Pengungkapan laboratorium di Pidie ini diharapkan dapat memutus rantai distribusi narkotika dalam jumlah besar sekaligus mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…