Pelayanan Tetap Normal Saat Sidang Tokoh Besar Digelar Besok
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
JAKARTA - INTARTA.com - Pengadilan Negeri setempat memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal meski akan menggelar persidangan yang menghadirkan Presiden ke-7 RI pada Kamis (5/11/2026). Penegasan itu disampaikan untuk menenangkan masyarakat yang khawatir agenda persidangan besar akan mengganggu layanan pengadilan.
Juru bicara pengadilan, Arief Yudiarto, mengatakan pelayanan dan persidangan tetap berjalan seperti biasa. Menurut dia, masyarakat yang datang untuk mengurus keperluan hukum tidak perlu khawatir karena seluruh loket dan ruang sidang lain tetap melayani.
Baca Juga:Lalu Lintas Dialihkan dan Jalan Ditutup Jelang Sidang yang Hadirkan Jokowi sebagai SaksiMeski kedatangan tokoh penting itu mendapat pengamanan khusus, pihak pengadilan memastikan agenda persidangan dan pelayanan publik tidak terganggu. Pengamanan di lingkungan pengadilan pada dasarnya tetap berjalan seperti biasa, dengan tambahan pengamanan dari Pasukan Pengamanan Presiden untuk tokoh yang hadir.
Dua Sesi Sidang dalam Satu Hari
Perkara yang disidangkan adalah dugaan ijazah palsu dengan terdakwa Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa. Persidangan akan berlangsung dalam dua sesi di ruang sidang utama. Roy Suryo dijadwalkan menjalani persidangan pada pukul 09.00 WIB, sedangkan Dokter Tifa dijadwalkan pada pukul 14.00 WIB.
Baca Juga:Ijazah Asli Tak Pernah Muncul di Sidang, Kuasa Hukum Minta Keduanya DibebaskanKarena ruang sidang utama hanya mampu menampung sekitar 60 hingga 80 orang, termasuk awak media, pengadilan membatasi jumlah pengunjung yang dapat menyaksikan persidangan secara langsung. Pembatasan ini dilakukan untuk menghindari penumpukan orang di dalam ruang sidang.
Pihak pengadilan juga akan mengatur jumlah pendukung dari kedua kubu yang diperbolehkan masuk agar persidangan berlangsung tertib. Pengaturan semacam ini penting agar jalannya sidang tetap fokus pada pembuktian, bukan pada keramaian di luar pokok perkara.
Yang Perlu Diperhatikan Masyarakat
Bagi masyarakat yang berencana datang ke pengadilan pada hari sidang, ada baiknya datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Antrean dan pemeriksaan keamanan bisa memakan waktu lebih lama dari biasanya, terutama di sekitar ruang sidang utama.
Kasus ini sendiri sudah lama menyedot perhatian publik karena menyangkut dokumen pendidikan seorang mantan presiden. Putusan dan jalannya persidangan akan menjadi rujukan penting bagi perdebatan publik, sekaligus ujian bagi keterbukaan peradilan dalam menangani perkara yang sensitif.
Di sisi lain, kepastian bahwa pelayanan tetap normal juga menjadi kabar baik bagi pencari keadilan lain yang sidangnya dijadwalkan pada hari yang sama. Mereka tidak perlu menunda urusan hukumnya hanya karena ada satu perkara yang menjadi sorotan.
Sumber: Kompas Terkini
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Lalu Lintas Dialihkan dan Jalan Ditutup Jelang Sidang yang Hadirkan Jokowi sebagai Saksi

Ijazah Asli Tak Pernah Muncul di Sidang, Kuasa Hukum Minta Keduanya Dibebaskan

Bungkam Saat Ditanya soal Kasus Penyadapan di Depan Wartawan

Didampingi Dua Anak, Mantan Presiden Hadir sebagai Saksi di Persidangan

Jokowi Heran Dituduh Ijazah Palsu, Tegaskan Penuduh Belum Pernah Lihat Aslinya

Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan di Sidang, dari SD hingga Fakultas Kehutanan
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



