Rico Waas Dipuji Wujudkan Medan BERTUAH: Bantuan Kuliah, Ijazah Ditebus, hingga Sampah Diangkut
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
MEDAN - INTARTA.com - Akademisi Universitas Sumatera Utara (USU) sekaligus budayawan Sumatera Utara, Roy Fachraby Ginting, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atas kepeduliannya mewujudkan Program Panca Budaya Kota Medan, yakni Budaya Pendidikan, Budaya Kerja, Budaya Pelayanan, Budaya Bersih, dan Kota Medan Berbudaya.
Menurut Roy, janji dan komitmen Rico Waas mulai terlihat nyata lewat gagasan Medan BERTUAH, perwujudan kota yang berbudaya, warganya tertata, serta kotanya bersih, asri, dan nyaman.
Baca Juga:Guru Besar Desak Aturan Penyadapan Dituangkan dalam Undang-UndangBantuan Pendidikan hingga Rp6 Juta per Semester
Langkah itu tampak jelas dari program unggulan pendidikan ala Rico Waas yang tidak mau warganya bodoh. Pemerintah Kota Medan menyalurkan bantuan biaya pendidikan hingga maksimal Rp6 juta per semester bagi ratusan mahasiswa dari keluarga prasejahtera (Desil 1–5) untuk meringankan beban ekonomi dan memperluas akses ke perguruan tinggi.
Demikian juga program membantu para pelajar menebus ijazah yang tertahan agar dapat melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan. Menurut Roy, program ini luar biasa dalam mewujudkan rakyat yang tidak bodoh dan punya masa depan.
Baca Juga:Soal Jurusan Teknologi Kayu, Mantan Presiden Buka Riwayat Pendidikan di SidangSurat Ahli Waris Gratis, Pungli Ditindak Tegas
Di bidang pelayanan masyarakat, Rico Waas menilai penting kemudahan pengurusan Surat Keterangan Ahli Waris di Kota Medan secara gratis, tanpa dipungut biaya. Ia menegaskan akan mencopot lurah atau petugas kelurahan dan kecamatan yang terbukti meminta uang atau melakukan pungutan liar dalam pembuatan surat tersebut.
Program ini, kata Roy, akan melahirkan ikon baru Medan untuk semua dan menjadi bukti Medan kini dipimpin sosok yang pro kepada rakyat.
26 Truk dan 151 Betor Sampah untuk 2027
Di bidang kebersihan, Pemerintah Kota Medan menyiapkan penambahan 26 unit truk sampah dan 151 unit becak motor (betor) pengangkut sampah untuk operasional tahun 2027. Langkah ini merespons keluhan warga soal tumpukan sampah di permukiman yang terkadang tidak terangkut hingga satu sampai dua minggu akibat keterbatasan armada.
Pelestarian Budaya Sepanjang 2026
Di bidang budaya, Rico Waas aktif mendorong dan memimpin berbagai program pelestarian budaya di Kota Medan sepanjang 2026. Ia sempat tampil memukul Gendang Melayu Deli bersama kelompok musik Rempak Mendai serta menyoroti pelestarian tarian tradisional yang mulai langka seperti Tari Dayang Nan Tujuh.
Rico Waas juga memberi dukungan penuh terhadap puncak perayaan tradisi seni dan budaya Karo, Kerja Tahun Merdang Merdem ke-11 tahun 2026, yang digelar di Lapangan Benteng, Medan, pada Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Ia pun menyerahkan Sertifikat Anugerah Tokoh Penggiat Kebudayaan Kota Medan Tahun 2026 kepada 25 tokoh budayawan lokal sebagai apresiasi atas kontribusi mereka menjaga warisan leluhur.
Sumber: Indeks Waspada
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Guru Besar Desak Aturan Penyadapan Dituangkan dalam Undang-Undang

Soal Jurusan Teknologi Kayu, Mantan Presiden Buka Riwayat Pendidikan di Sidang

Jokowi Beberkan Riwayat Pendidikan di Sidang, dari SD hingga Fakultas Kehutanan

Quattrick Siverio Antar PSMS Pesta Gol 5-0 atas Rival Abadi

PSMS Siapkan 31 Pemain untuk Rotasi di Jadwal Padat dan Laga Pembuka

Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Hadapan Hakim, dari SD sampai S1
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



