Iklan
PolitikBerita

Saksi Maret Samuel Akui Lupa Detail Foto Ijazah Jokowi, dari Kacamata hingga Kondisi Foto

Budi Santoso

Oleh

Saksi Maret Samuel Akui Lupa Detail Foto Ijazah Jokowi, dari Kacamata hingga Kondisi Foto
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

JAKARTA TIMUR - INTARTA.com - Keterangan saksi Maret Samuel Sueken dalam sidang lanjutan perkara ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan. Dalam tanya jawab di persidangan, Maret berulang kali mengaku lupa pada detail foto yang ia lihat.

Sidang tersebut merupakan lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait ijazah Jokowi, dengan terdakwa Roy Suryo, yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Baca Juga:Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Hadapan Hakim, dari SD sampai S1

Ditanya berkali-kali soal foto

Penanya mula-mula menanyakan kondisi foto yang dilihat saksi: apakah foto itu sudah kusut atau masih putih bersih. Maret menjawab ia sudah lupa.

Pertanyaan kemudian mengarah ke sosok dalam foto itu. Apakah orang tersebut berkacamata atau tidak? Maret kembali mengaku tidak ingat, meski penanya mengingatkan bahwa saksi menyebut sempat melihat dalam jarak dekat.

Baca Juga:Nama Baik Tercemar, Jokowi: 34 Juta Orang Percaya Tuduhan Ijazah Palsu
"Saya lupa. Apakah berkacamata atau tidak saya lupa?"

Maret menjelaskan, meski jaraknya dekat, ia tidak terlalu memperhatikan detail tersebut pada saat itu.

Rambut dan hal yang diingat

Penanya juga menanyakan gaya rambut sosok dalam foto itu: apakah berambut gondrong seperti saksi, atau berambut pendek. Maret menjawab sosok itu tidak berambut gondrong juga.

Ketika ditanya apa sebenarnya yang ia perhatikan dari ijazah itu, Maret menjawab singkat: namanya. Ia menegaskan, yang ia perhatikan adalah nama yang tertera, sementara detail foto lainnya sudah tidak ia ingat dengan pasti.

Mengapa keterangan ini disorot

Jawaban-jawaban itu menjadi bahan perdebatan di persidangan, karena keaslian foto ijazah merupakan salah satu hal yang dipersoalkan dalam perkara ini. Di satu sisi, saksi diminta menjelaskan apa yang ia lihat secara langsung; di sisi lain, ia secara terbuka mengakui keterbatasan ingatannya atas detail-detail tersebut.

Keterangan Maret ini sekaligus menunjukkan betapa detail kecil, seperti kacamata dan kondisi foto, bisa menjadi titik penting dalam pengujian kesaksian di ruang sidang.

Sumber: YouTube - KOMPASTV

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…