Setelah 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Resmi Berhenti Berproduksi
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
PONTIAN - INTARTA.com - Kabar penutupan sebuah pabrik biskuit legendaris di Malaysia menjadi penanda berakhirnya perjalanan industri yang sudah berlangsung selama 92 tahun. Pabrik milik Lee Biscuits di Pontian, Johor, dijadwalkan berhenti beroperasi pada akhir Oktober 2026.
Keputusan tersebut merupakan bagian dari penataan ulang bisnis grup induknya. Perusahaan dilaporkan memilih keluar dari industri makanan ringan dan memusatkan perhatian pada usaha inti lainnya, termasuk perkebunan karet dan kelapa sawit.
Baca Juga:Teleskop Antariksa Legendaris Berakhir Membara Setelah 22 Tahun MengorbitPemberitahuan Sejak September
Para pemasok dan pelanggan sudah mulai menerima pemberitahuan penghentian produksi sejak September lalu. Dampaknya juga dirasakan para pekerja pabrik yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan panjang perusahaan tersebut.
Media setempat melaporkan sekitar 300 karyawan masih bekerja hingga akhir Oktober. Mereka terutama menangani pekerjaan pembersihan dan penyelesaian urusan di area pabrik.
Baca Juga:Klarifikasi Resmi: Transfer Pribadi Tidak Otomatis Kena PPNManajemen senior pabrik menyebut perusahaan telah menggelar penjualan penghabisan stok selama dua pekan terakhir. Seluruh persediaan biskuit dilaporkan sudah terjual habis.
Jejak Panjang Sejak Era Pendiri
Produksi merek tersebut awalnya berasal dari Singapura, lalu dipindahkan ke Tampoi, Johor Bahru, pada 1995, sebelum akhirnya beroperasi di Pontian sejak 2005.
Penutupan ini bukan kali pertama grup induknya meninggalkan bisnis manufaktur makanan. Pada 2023, grup tersebut juga menutup pabrik pengalengan nanas di Skudai yang telah beroperasi puluhan tahun, seiring pergeseran fokus ke budidaya kelapa sawit.
Kini, situs resmi perusahaan dilaporkan sudah tidak dapat diakses, begitu pula halaman media sosialnya. Bagi banyak pelanggan setianya, penutupan ini menjadi akhir dari kenangan rasa yang telah menemani lintas generasi.
Sumber: CNBC Indonesia
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Teleskop Antariksa Legendaris Berakhir Membara Setelah 22 Tahun Mengorbit

Klarifikasi Resmi: Transfer Pribadi Tidak Otomatis Kena PPN

Tujuh Usaha Desa yang Sering Dipandang Sebelah Mata, Padahal Bisa Mengubah Nasib

Bantuan Miliaran Dolar Itu Bakal Berhenti di Akhir Tahun, Ini Alasannya

Modal Jumbo untuk Startup yang Ingin Mengubah Cara Tim Penjualan Bekerja

Penjualan Rumah Mulai Menggeliat, Tanda Awal Pasar Properti Bangkit
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



