Beli Mobil Listrik Bekas? Begini Proses dan Biaya Inspeksinya Sebelum Transaksi
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Pasar mobil listrik bekas kian ramai, dan inspeksi sebelum transaksi menjadi langkah krusial agar pembeli tidak salah pilih unit. Kabar baiknya, proses pemeriksaan mobil listrik bekas ternyata jauh lebih sederhana dibandingkan mobil bermesin konvensional.
Pemeriksaan Berpusat pada Baterai
"Mobil listrik justru tidak terlalu detail secara mekanis. Sistemnya lebih ke arah elektronik, jadi metode utamanya tinggal di-scan saja," ujar Sundoro. Pemindaian ini bertujuan membaca kesehatan sistem kendaraan secara menyeluruh, terutama kondisi baterai dan modul elektronik utama.
Karena tidak memiliki mesin berbahan bakar bensin, inspektor tidak perlu memeriksa komponen rumit seperti oli mesin, busi, radiator, atau transmisi kompleks. Pemeriksaan langsung diarahkan pada kesehatan baterai atau state of health, komponen paling vital sekaligus termahal pada sebuah mobil listrik. Melalui alat pemindai khusus, tingkat degradasi baterai dapat diketahui secara akurat sebelum transaksi dilakukan.
Baca Juga:Laba Kuartal III Merosot, Raksasa Otomotif Pangkas Ribuan PekerjaBodi dan Kaki-Kaki Tetap Diperiksa
Meski sistem kelistrikan mendominasi pengecekan, pemeriksaan fisik konvensional tidak boleh dilewatkan. Sundoro menjelaskan bahwa pengecekan bodi dan area kaki-kaki atau suspensi tetap dilakukan secara ketat.
Langkah ini penting untuk memastikan mobil tidak pernah mengalami kecelakaan besar yang merusak struktur sasis. Kerusakan struktural pada area bawah mobil berpotensi membahayakan kompartemen baterai yang biasanya diletakkan di bawah lantai kendaraan.
Biaya Inspeksi per Segmen
Permintaan inspeksi kendaraan listrik bekas dilaporkan meningkat signifikan sejak 2024, seiring bertambahnya populasi kendaraan ramah lingkungan. Beberapa model yang paling sering masuk daftar pemeriksaan antara lain Wuling Air ev, BYD M6, hingga BYD Seal.
Soal biaya, konsumen tidak perlu merogoh kocek lebih dalam. Tarif jasa inspeksi mobil listrik disamakan dengan mobil konvensional, tergantung segmen dan ukuran kendaraan. Untuk kelas LCGC atau mobil kecil dikenakan tarif sekitar Rp350 ribu, kelas medium Rp400 ribu, sedangkan kategori mobil besar berkisar antara Rp450 ribu hingga Rp550 ribu.
Dengan biaya yang terjangkau, pemeriksaan ini sangat disarankan agar calon pembeli terhindar dari risiko kerugian besar akibat kerusakan baterai di kemudian hari.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Lima Model Kini Kantongi Komponen Lokal 60 Persen, Baterai Jadi Fokus Berikutnya

Laba Kuartal III Merosot, Raksasa Otomotif Pangkas Ribuan Pekerja

45 Komunitas Otomotif Berkumpul, Mobil Lintas Generasi Tampil dalam Satu Panggung

BMW Pangkas 1.800 Pekerja setelah Penjualan Terjun Bebas

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Motif Batik Hiasi BMW Klasik di Pameran Otomotif Kelas Dunia
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



