Bonatua Bawa Dokumen Kalender UTS ke Bawaslu, Klaim Bukti Lebih Kuat dari Sidang MK
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Peneliti Bonatua Silalahi mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melaporkan persoalan dokumen pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam keterangannya, ia menyebut membawa bukti baru berupa dokumen kalender akademik UTS Insearch periode 2003-2007.
Sampel Tahun 2005 Jadi Sorotan
Bonatua menjelaskan, ia memeriksa dokumen tersebut untuk menelusuri apakah UTS Insearch pada masa itu menyelenggarakan program yang setara dengan sekolah menengah atas. Ia mengambil satu sampel, yakni tahun 2005, karena pada tahun itu, menurut riwayat pendidikan Gibran, yang bersangkutan disebut menempuh pendidikan di UTS Insearch sejak 2004 hingga 2007.
"Setelah saya baca dan saya teliti, saya ambil satu sampling saja tahun 2005," kata Bonatua dalam video tersebut. Ia mempertanyakan kesesuaian program yang tersedia pada tahun itu dengan jenjang pendidikan yang dipersyaratkan.
Klaim Lebih Kuat dari Bukti di MK
Bonatua mengklaim bukti yang dibawanya ke Bawaslu kali ini lebih kuat dibandingkan bukti yang pernah dihadirkan dalam sidang Mahkamah Konstitusi. Menurut dia, dokumen kalender akademik yang merinci kegiatan pendidikan per tahun memberi gambaran yang lebih spesifik dibandingkan pedoman umum yang sebelumnya disampaikan.
Perlu dicatat, seluruh temuan tersebut merupakan klaim dan penafsiran Bonatua atas dokumen yang ia bawa. Kebenaran dan kekuatan hukum bukti itu sepenuhnya menjadi kewenangan lembaga yang berwenang untuk memeriksa dan menilainya.
Laporan ini masih menjadi bagian dari polemik panjang seputar riwayat pendidikan Gibran yang telah beberapa kali diperdebatkan di ruang publik maupun forum hukum. Hingga video ini beredar, belum ada putusan baru dari lembaga berwenang yang mengubah status dokumen pendidikan yang bersangkutan.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Bareskrim Periksa Bonatua Silalahi soal Suket Pendidikan Gibran, Bawa Dua Buku Penelitian

Kasasi Dikabulkan, Polemik Ijazah Wakil Presiden Kembali Memanas

Aktivis Soroti Inkonsistensi Suket Gibran dan Fenomena Operasi Lompat Kodok

Desakan Mundur Sukarela Menguat, Kubu Gibran Bertahan dengan Aturan KPU

Lima Aduan Terhadap KPU Masuk DKPP, Dua Siap Naik ke Sidang

MKMK Tolak Laporan, Sembilan Hakim MK Dinyatakan Tak Langgar Etik
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



