Jangan Tergiur Harga Murah, Kenali Ciri Mobil Bekas Banjir Sebelum Membeli
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Membeli mobil bekas memang menggiurkan karena harganya jauh lebih terjangkau dibanding kendaraan baru. Namun ada risiko yang sering luput dari perhatian, yaitu kendaraan yang pernah terendam banjir.
Mobil bekas banjir kerap dijual kembali setelah dibersihkan dan diperbaiki sehingga sekilas tampak normal. Padahal kerusakan akibat air bisa memengaruhi sistem kelistrikan, mesin, hingga perangkat keselamatan, dan dampaknya tidak selalu muncul langsung. Dalam banyak kasus, gangguan baru terlihat beberapa bulan setelah kendaraan digunakan, terutama pada sistem elektronik yang makin kompleks pada mobil modern.
Baca Juga:Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi UdaraKenapa Mobil Bekas Banjir Perlu Diwaspadai
Ketika kendaraan terendam hingga kabin atau ruang mesin, sejumlah komponen berisiko rusak permanen. Karena itu harga murah tidak selalu menguntungkan bila biaya perbaikan setelah pembelian justru lebih besar. Mobil berriwayat banjir umumnya dijual 20 hingga 40 persen di bawah harga pasar kendaraan sejenis, tergantung tingkat kerusakan dan hasil perbaikannya, tapi potensi biaya servis lanjutannya harus ikut dihitung.
Sepuluh Ciri yang Patut Dicurigai
Apakah Mobil Bekas Banjir Selalu Harus Dihindari
Tidak semua mobil bekas banjir sama parahnya. Ada yang hanya terkena genangan ringan dan sudah diperbaiki secara profesional. Namun bagi pembeli umum tanpa kemampuan teknis mendalam, kendaraan berriwayat banjir tetap berisiko lebih tinggi, mulai dari kerusakan elektronik jangka panjang, biaya perbaikan tak terduga, hingga turunnya nilai jual kembali.
Tips Aman Membeli Mobil Bekas
Gunakan jasa inspeksi kendaraan independen, lakukan test drive secara menyeluruh, periksa seluruh fitur elektronik, telusuri riwayat servis dan asuransi, bandingkan harga dengan pasaran, dan periksa area tersembunyi yang berpotensi menyimpan bekas lumpur atau karat. Pemeriksaan menyeluruh sebelum transaksi umumnya jauh lebih murah dibanding biaya perbaikan besar setelah kendaraan dibeli.
Mobil bekas bisa menjadi pilihan ekonomis, tetapi pemeriksaan kondisi tidak boleh terburu-buru. Dengan inspeksi teliti dan bantuan tenaga profesional bila diperlukan, calon pembeli dapat mengurangi risiko kerugian serta memperoleh kendaraan yang lebih aman dan layak digunakan dalam jangka panjang.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

45 Komunitas Otomotif Berkumpul, Mobil Lintas Generasi Tampil dalam Satu Panggung

Lima Model Kini Kantongi Komponen Lokal 60 Persen, Baterai Jadi Fokus Berikutnya

BMW Pangkas 1.800 Pekerja setelah Penjualan Terjun Bebas

Laba Kuartal III Merosot, Raksasa Otomotif Pangkas Ribuan Pekerja

Jembatan Putus dan Permukiman Terendam, Ratusan Keluarga Dievakuasi
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



