Iklan
PolitikBerita

Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi ke Riyadh, Trump Isyaratkan Serangan ke Iran

Budi Santoso

Oleh

Arab Saudi Tembak Jatuh Rudal Houthi ke Riyadh, Trump Isyaratkan Serangan ke Iran
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Budi Santoso)

Reading Comfort

RIYADH - INTARTA.com - Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik Houthi yang masuk dan mengarah ke Riyadh. Peristiwa itu terjadi di tengah memanasnya perang terkait Iran yang masih terus dipantau dunia.

Kelompok Houthi, yang didukung Iran, memperingatkan para pelancong agar menghindari bandara internasional ibu kota Arab Saudi itu. Kelompok tersebut menyebut bandara itu sebagai target militer yang tidak aman.

Baca Juga:Serangan Kecil yang Melumpuhkan Pertahanan dalam Hitungan Menit

Trump: Serang atau Sepakat

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Washington sedang mempertimbangkan kemungkinan serangan terhadap Iran secepatnya pada hari Minggu. Ia juga membuka kemungkinan lain yang berlawanan: tercapainya kesepakatan besar dengan Teheran.

Trump menyebut Washington mungkin harus “menyelesaikan pekerjaan itu”, namun di saat yang sama ia tidak menutup peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran. Pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan yang belum mereda, ketika opsi militer dan diplomasi sama-sama masih berada di atas meja.

Baca Juga:Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Ketegangan yang Belum Mereda

Peringatan Houthi terhadap bandara Riyadh dan pencegatan rudal oleh koalisi pimpinan Arab Saudi menunjukkan bahwa risiko bentrokan di kawasan masih tinggi. Bagi warga sipil dan pelancong, perkembangan semacam ini menjadi pengingat bahwa situasi keamanan bisa berubah dengan cepat.

Untuk saat ini, dunia menanti langkah berikutnya dari Washington: apakah serangan benar-benar dilancarkan, atau justru kesepakatan besar dengan Teheran yang tercapai.

Sumber: Al Jazeera

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…