Cetak Guru Mengaji Baru, Mahasiswa UIN Sumut Ikuti Pelatihan Metode Tsaqifah di Masjid Nurul Hidayah
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
MEDAN - INTARTA.com - Masjid Nurul Hidayah di Komplek MMTC, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, menjadi lokasi Pelatihan Calon Guru Mengaji Metode Tsaqifah pada Minggu (18/10/2026). Program ini membekali para peserta agar siap mengajar baca Al-Qur'an kepada umat muslim di daerah-daerah minoritas yang belum bisa membaca Al-Qur'an.
Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi Rumah Dakwah Marhamah, Lembaga Ad Dakwah, dan BKM Nurul Hidayah Medan Estate, dengan pemateri Ustadz Helmi Muhar. Pesertanya adalah para mahasiswa-mahasiswi dan akademisi UIN Sumatera Utara yang tergabung dalam Lembaga Ad Dakwah.
Baca Juga:Kampus Keagamaan Cetak Prestasi Gemilang di Olimpiade Sains dan RisetBekal Dakwah untuk Daerah Minoritas
Para peserta dibina oleh Ust. Dr. Khairul Mufti Rambe, M.H.I yang selama ini aktif berdakwah di daerah-daerah minoritas di kabupaten sekitar Medan. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu menularkan ilmu baca Al-Qur'an kepada saudara-saudara muslim yang membutuhkan.
Program ini sejalan dengan agenda B3AQ (Berantas Buta Baca Al-Qur'an) yang digagas Ustadzah Bunda Ronny Rezkita Siregar dari Rumah Dakwah Marhamah.
Baca Juga:Olah Limbah Jadi Produk Inovatif, Mahasiswa Sabet Dua Medali Perak di PIMNAS"Agenda yang keren karena dipenuhi para peserta gen-Z yang samangat dalam dakwah B3AQ," ujar Bunda Ronny.
Dukungan Penuh BKM
Ketua BKM Nurul Hidayah Komplek MMTC, Ibrahimsyah Sinambela, bersama jajaran pengurusnya menyambut baik dan mendukung penuh peluncuran gerakan B3AQU (Gerakan Bersama Pemberantasan Buta Baca Al-Qur'an). Program ini dinilai strategis dalam memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga sebagai pusat pendidikan, pembinaan umat, dan pembangunan peradaban Islam.
Luncurkan Kurikulum Khutbah Jumat 2027
Bersamaan dengan agenda tersebut, BKM juga meluncurkan Kurikulum Khutbah Jumat 2027 bertema "Dengan Mujahadah Individu Menuju Kebangkitan Peradaban Islam". Ust. Rahmad Gustin, SE mengingatkan pentingnya silabus khutbah disusun demi kesinambungan pembinaan umat melalui 53 khutbah Jumat selama setahun.
Sumber: Waspada.id
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Kampus Keagamaan Cetak Prestasi Gemilang di Olimpiade Sains dan Riset

Olah Limbah Jadi Produk Inovatif, Mahasiswa Sabet Dua Medali Perak di PIMNAS

Guru Besar Desak Aturan Penyadapan Dituangkan dalam Undang-Undang

Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih Daring

PSMS Siapkan 31 Pemain untuk Rotasi di Jadwal Padat dan Laga Pembuka

Dilatih Sebulan Lalu Langsung Diterjunkan, Ini Modus Perekrutan Korban Perdagangan Orang
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



