Detik Mencekam Saat Banjir Lahar Melanda, Aktivitas Tambang Pasir Diminta Berhenti Sementara
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
SEMERU - INTARTA.com - Banjir lahar yang meluap ke aliran sungai membuat suasana di kawasan lereng gunung menjadi mencekam. Petugas di lapangan mengimbau para penambang pasir untuk menghentikan aktivitas mereka sementara waktu sampai kondisi aliran sungai kembali aman.
Imbauan itu disampaikan karena aliran lahar dikhawatirkan meluas dan membahayakan siapa pun yang masih beraktivitas di sekitar sungai. Pekerja tambang dan warga yang tinggal maupun melintas di dekat aliran sungai menjadi pihak yang paling rentan bila lahar datang tiba-tiba.
Baca Juga:Pakar Kebencanaan Ingatkan Warga Siaga Penuh Hadapi Puncak Musim HujanImbauan untuk Keselamatan Pekerja dan Warga
Para pekerja diminta tidak memaksakan diri melanjutkan aktivitas saat aliran sungai masih berbahaya. Banjir lahar dapat datang dengan cepat dan membawa material yang merusak, sehingga menjauhi tepi sungai adalah langkah paling aman untuk saat ini.
Bagi pekerja tambang, penghentian sementara ini memang berarti jeda dari rutinitas harian mereka. Namun jeda tersebut jauh lebih ringan dibandingkan risiko yang dihadapi bila tetap bekerja di tengah aliran yang belum stabil, apalagi akses jalan di sekitar lokasi juga bisa terganggu oleh material lahar.
Baca Juga:Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih DaringWaspada Aliran Lahar Susulan
Warga di sekitar aliran sungai diminta tetap waspada terhadap kemungkinan aliran susulan, terutama saat hujan masih turun di kawasan hulu. Memantau kondisi sungai, mengikuti arahan petugas, dan segera menjauh bila debit air meningkat adalah langkah sederhana yang bisa menyelamatkan nyawa.
Sampai kondisi dinyatakan aman, aktivitas tambang pasir sebaiknya tetap dihentikan. Keselamatan pekerja dan warga harus menjadi prioritas utama, sementara pemulihan aktivitas bisa dilakukan setelah aliran sungai benar-benar surut dan dinyatakan aman oleh pihak yang berwenang.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Pakar Kebencanaan Ingatkan Warga Siaga Penuh Hadapi Puncak Musim Hujan

Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih Daring

Siaga Cuaca Ekstrem dan Banjir Bandang Memasuki Musim Hujan

Puncak Musim Hujan Tiba, Waspada Banjir, Longsor, dan Banjir Rob

Jembatan Putus dan Permukiman Terendam, Ratusan Keluarga Dievakuasi

Dua Pendaki Muda Dilaporkan Hilang, Tim SAR Bergerak Melakukan Pencarian
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



