Iklan
PendidikanBerita

Diduga Dipalak dan Dipaksa Minum Racikan Aneh, 13 Siswi SMP di Ciputat Jadi Korban Perundungan

Redaksi

Oleh

Diduga Dipalak dan Dipaksa Minum Racikan Aneh, 13 Siswi SMP di Ciputat Jadi Korban Perundungan
Ilustrasi pemberitaan Intarta (Foto: Intarta/Redaksi)

Reading Comfort

CIPUTAT - INTARTA.com - Sebanyak 13 siswi sekolah menengah pertama (SMP) di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diduga menjadi korban perundungan yang dilakukan senior mereka. Para siswi tersebut diduga dipalak dan dipaksa meminum campuran kopi, cuka, dan bawang putih.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan dugaan perundungan itu dilakukan dengan modus tantangan. Para siswi junior diminta mengikuti tantangan dari senior, dan bila kalah atau salah menjawab, mereka disuruh meminum racikan tersebut.
Baca Juga:Sepuluh Siswi SD Diduga Dicabuli di Kolam Renang, Polisi Periksa Terduga Pelaku

Dimintai Uang dan Tiga Siswi Dirawat

Selain dipaksa meminum racikan itu, para korban diduga juga dimintai uang dengan jumlah berbeda-beda. Menurut keterangan polisi, setiap siswi diminta menyerahkan uang sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000.

Dampaknya, tiga dari 13 siswi tersebut dilaporkan harus menjalani perawatan di rumah sakit. Mereka mengalami sakit perut setelah diduga dipaksa meminum campuran kopi, cuka, dan bawang putih.

Baca Juga:Menyamar Jadi Polisi, Komplotan Culik Pria dan Peras Keluarga Rp10 Juta

Terduga Pelaku Satu Orang

Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, terduga pelaku berjumlah satu orang. Terduga pelaku disebut merupakan siswi senior yang duduk di kelas lebih tinggi daripada para korban.

Polisi telah menerima informasi mengenai 13 siswi yang diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan perlindungan bagi peserta didik di lingkungan sekolah.

Sumber: CNN Indonesia

Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang →

Topik

i

intarta

Berita & Media

Diskusi

Memuat…

Memuat komentar…