Kadar Zinc Berlebihan, Bapanas Peringatkan Bahaya Beras Fortifikasi
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
JAKARTA - INTARTA.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap bahaya konsumsi beras fortifikasi yang kandungan gizinya tidak sesuai klaim label. Hasil uji laboratorium menunjukkan kandungan zinc pada lima merek beras fortifikasi melebihi 120 persen dari batas normal.
Deputi Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Bapanas Hermawan menjelaskan, manusia normal seharusnya hanya mengonsumsi 40 miligram zinc per hari. "Tapi faktanya itu (beras fortifikasi) melebihi dari 120 persen," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.
Baca Juga:Beras Bergizi Palsu Terbongkar, Pemerintah Siapkan Penarikan dari PasarDari Mual hingga Anemia
Menurut Hermawan, kelebihan mengonsumsi zinc dapat berakibat mual, muntah, sakit perut, diare, dan pusing. Jika dikonsumsi dalam dosis tinggi secara terus-menerus, zinc berlebih dapat menghambat penyerapan tembaga sehingga menyebabkan anemia, kesemutan, kebas, dan gangguan keseimbangan.
"Kemudian jika dosisnya memang betul-betul tinggi terus-menerus dikonsumsi, itu bisa menghambat penyerapan tembaga sehingga dapat menyebabkan anemia, kesemutan, kebas, dan gangguan keseimbangan lainnya," ucap Hermawan.
Lima merek beras fortifikasi yang hasil lab-nya tidak sesuai klaim yakni Idola Hijau Fortifikasi, Idola Merah Fortifikasi, Raja Lele, Cantik Manis, dan Wijaya Kusuma. Kasus ini tengah diusut Dittipideksus Bareskrim Polri.
Konsumen Dirugikan, BPSK Dukung Penindakan Pidana
Anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi DKI Jakarta Eka Erfianty menilai ketidaksesuaian kandungan produk dengan informasi label merugikan konsumen — tidak hanya dari sisi nilai tukar, tetapi juga nilai manfaat yang dijanjikan produsen.
"Informasi yang sangat menyesatkan ini yang disampaikan oleh pelaku usaha atau produsen," kata Eka. Pihaknya mendukung penindakan pidana oleh kepolisian. Hermawan pun mengapresiasi respons cepat Bareskrim dalam mengungkap kasus ini demi melindungi masyarakat.
Sumber: Liputan6.com
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Beras Bergizi Palsu Terbongkar, Pemerintah Siapkan Penarikan dari Pasar

Dilatih Sebulan Lalu Langsung Diterjunkan, Ini Modus Perekrutan Korban Perdagangan Orang

Ketika Alat Penegak Hukum Diduga Berbalik Mengintai Pejabat dan Warga

Iming-Iming Bonus Rp620 Juta, 58 Korban Dijerat Modus Tentara Bayaran

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang Berkedok Rekrutmen Tentara Bayaran

Utang Membengkak, Biaya Pinjaman Melonjak ke Level Tertinggi Sejak Krisis
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



