Viral Dugaan Anak Dipukul di Malaysia, Menteri PPPA: Kekerasan Tak Pernah Bisa Dibenarkan
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
ALOR SETAR - INTARTA.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengingatkan para orang tua agar tidak melampiaskan kemarahan kepada anak. Pesan itu disampaikan menyusul viralnya rekaman kamera pengawas yang diduga memperlihatkan kekerasan fisik terhadap seorang anak di sebuah hotel di Alor Setar, Malaysia.
Dalam rekaman yang beredar itu, pasangan suami istri yang diduga berasal dari Indonesia terekam diduga melakukan kekerasan terhadap anak mereka. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan luas di media sosial dan menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak atas pengasuhan yang aman dan penuh kasih sayang.
Baca Juga:Sepuluh Siswi SD Diduga Dicabuli di Kolam Renang, Polisi Periksa Terduga PelakuKelelahan Bukan Alasan untuk Kekerasan
"Mengasuh anak memang memiliki tantangan tersendiri. Orang tua bisa mengalami kelelahan, tekanan, atau menghadapi situasi yang memicu emosi. Namun, apa pun kondisinya, kekerasan tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk pendisiplinan anak," kata Arifah dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).
Ia meminta orang tua belajar mengenali emosinya sendiri dan menenangkan diri ketika mulai kehilangan kendali. Orang tua, kata dia, selalu bisa memilih respons yang tidak melukai anak, meski sedang berada dalam situasi sulit.
Disiplin Tanpa Memukul dan Membentak
"Orang tua perlu membangun komunikasi dan komitmen bersama dalam mengasuh anak. Ketika salah satu orang tua merasa emosinya mulai sulit dikendalikan, jangan memaksakan diri untuk terus menghadapi situasi tersebut," ujarnya.
Ia menyarankan agar pasangan mengambil alih pengasuhan untuk sementara ketika salah satu orang tua mulai kesulitan mengendalikan emosi. Langkah sederhana itu dinilai bisa mencegah respons spontan yang berisiko menyakiti anak.
Selain itu, Arifah Fauzi mendorong orang tua untuk mencari bantuan profesional apabila kesulitan mengendalikan emosi berkaitan dengan perilaku anak atau tantangan dalam tahap tumbuh kembangnya. Konsultasi dengan tenaga profesional dapat membantu orang tua memahami kebutuhan anak, mengenali pemicu konflik, dan menemukan strategi pengasuhan yang tepat. Dukungan keluarga dan orang tepercaya juga bisa dimanfaatkan ketika orang tua menghadapi tekanan dalam mengasuh anak.
Sumber: Tribunnews
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Sepuluh Siswi SD Diduga Dicabuli di Kolam Renang, Polisi Periksa Terduga Pelaku

Usulan Donor Organ Anak Dicabut Setelah Tuai Kritik Keras

Orang Tua Cari HP Aman untuk Anak, Perusahaan Ini Menjawabnya

Istri Kerja atau di Rumah? Cara Bijak Memutuskan Tanpa Ego

Didampingi Dua Anak, Mantan Presiden Hadir sebagai Saksi di Persidangan

Memutus Rantai Kemiskinan Dimulai dari Cara Berpikir, Bukan dari Gaji Besar
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



