150 Guru Besar Kirim Surat Terbuka, Desak Gibran Mundur dari Kursi Wapres
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Sebanyak 150 guru besar dari berbagai disiplin ilmu di perguruan tinggi Indonesia menulis surat terbuka yang mendesak Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya. Surat yang tertanggal Senin (19/10/2026) itu bertajuk “Menjaga Marwah Konstitusi, Etika Bernegara, dan Legitimasi Kepemimpinan Nasional” dan ditandatangani para profesor yang tergabung dalam Forum Guru Besar Indonesia.
Pakar hukum tata negara Feri Amsari menilai surat terbuka tersebut merupakan panggilan moral bagi putra sulung mantan Presiden RI Joko Widodo itu. Menurut peneliti Poshdem Universitas Andalas tersebut, seseorang yang memiliki etika sudah seharusnya memenuhi desakan semacam itu.
Baca Juga:Kasasi Dikabulkan, Polemik Ijazah Wakil Presiden Kembali Memanas“Pada dasarnya tentu itu panggilan etika ya. Tentu orang-orang yang memiliki etika akan mematuhi panggilan moral itu,” kata Feri, dikutip dari tayangan Kompas Petang yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Sabtu (24/10/2026).
Putusan MK Jadi Sorotan
Pernyataan itu terungkap dalam sidang pembacaan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2024 Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026, Selasa (6/10/2026). Menurut Feri, pernyataan MK itu sudah cukup menjadi alasan bagi Gibran untuk berjiwa besar dan mundur.
“Apalagi putusan MK sudah memberikan gambaran bahwa tidak ada ijazah itu, dan tentu daripada diperumit, harusnya proses yang lebih berjiwa besar muncul,” jelas Feri.
Penyetaraan Ijazah yang Dipertanyakan
“Wajar saja para guru besar mempertanyakan, karena mereka untuk mengurus penyetaraan ijazah itu rumit, bisa tiga bulan, enam bulan,” ucap Feri. “Nah, ini ada orang yang bisa satu hari.”
Atas dasar itu, Feri menegaskan surat terbuka tersebut adalah panggilan moral dari para guru besar kepada Gibran. Hingga kini, desakan itu masih menjadi perbincangan publik di tengah sorotan terhadap legitimasi kepemimpinan nasional.
Sumber: Tribunnews
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Kasasi Dikabulkan, Polemik Ijazah Wakil Presiden Kembali Memanas

Desakan Mundur Sukarela Menguat, Kubu Gibran Bertahan dengan Aturan KPU

Penggugat Minta Wapres Segera Mundur Usai Putusan Kasasi Dikabulkan

Hasto Sebut Gibran Kehilangan Legitimasi Moral sebagai Pemimpin Nasional

Pimpinan Partai Didorong Segera Bertemu Bahas Putusan soal Ijazah Wapres

Bareskrim Periksa Bonatua Silalahi soal Suket Pendidikan Gibran, Bawa Dua Buku Penelitian
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



