Iran Siapkan 'Bapak Segala Bom' untuk Tandingi MOAB Amerika Serikat
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Iran tengah bersiap meluncurkan senjata baru yang digambarkan sebagai "Father of All Bombs (FOAB)" atau "Bapak dari Segala Bom". Demikian disampaikan juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebi, pada Rabu (21/10/2026), dikutip dari media Iran Young Journalists Club, Kamis (22/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan beberapa hari setelah media-media Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Pentagon berencana menjatuhkan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) — yang dijuluki "Ibu dari Segala Bom" — di Iran. Militer Iran tak gentar dan mengklaim mampu meladeninya dengan rudal-rudal ampuh Teheran.
Baca Juga:Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas"Sesuatu yang Baru bagi Pihak Musuh"
"Kami sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan 'Bapak dari Segala Bom'. Ini adalah sesuatu yang baru bagi pihak musuh," ujar Mohebi.
Dia tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai senjata tersebut. Selama ini hanya Rusia yang diketahui memiliki FOAB.
Baca Juga:Rudal Pemandu Presisi Bakal Perkuat Helikopter Serang, Kerja Sama Militer Makin DalamFOAB: Bom Termobarik Non-Nuklir Terkuat
FOAB secara resmi bernama Aviation Thermobaric Bomb of Increased Power (ATBIP) — senjata termobarik non-nuklir paling kuat di dunia yang dikembangkan Rusia sebagai tandingan MOAB milik AS.
Kekuatan ledakannya setara sekitar 44 ton TNT — sekitar empat kali lebih kuat daripada MOAB AS. FOAB menghasilkan gelombang kejut dan panas ekstrem dengan radius kehancuran yang sangat luas. Senjata ini telah diuji coba secara publik oleh Rusia pada 11 September 2007.
Sumber: SINDOnews
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Penasihat Desak Trump Serang Iran Sebelum Kongres Baru Bertugas

Rudal Pemandu Presisi Bakal Perkuat Helikopter Serang, Kerja Sama Militer Makin Dalam

Pemimpin Tertinggi Bersumpah Balas Setiap Serangan dengan Tanggapan Tanpa Batas

Serangan Kecil yang Melumpuhkan Pertahanan dalam Hitungan Menit

Jenderal Garda Revolusi: Sanggup Hadapi Adidaya Militer Dunia Meski 47 Tahun Dijatuhi Sanksi

Desakan Serangan Baru Mencuat di Tengah Negosiasi yang Masih Alot
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



