Survei SMRC: Untuk Pertama Kalinya Warga yang Tak Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran Lebih Banyak dari yang Puas
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan penurunan tajam tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sebanyak 53,4 persen responden menyatakan kurang puas atau tidak puas, melampaui 44,5 persen yang menyatakan puas.
Survei bertajuk Kinerja Dua Tahun Presiden Prabowo itu dilakukan pada 1–10 Oktober 2026 terhadap 1.213 responden dengan estimasi margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dirilis pada Jumat (16/10/2026).
Baca Juga:Desakan Mundur Sukarela Menguat, Kubu Gibran Bertahan dengan Aturan KPUAngka 44,5 persen merupakan yang terendah sejak pemerintahan ini berjalan. SMRC mencatat tingkat kepuasan berada di 81,2 persen pada November 2025, turun ke 66,4 persen pada Maret 2026, lalu ke 51,1 persen pada Juli 2026. Ini pertama kalinya jumlah yang tidak puas lebih banyak dari yang puas.
Ekonomi Jadi Penentu
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani menjelaskan penurunan kepuasan berkaitan erat dengan memburuknya penilaian publik terhadap kondisi ekonomi, politik, penegakan hukum, serta pelaksanaan sejumlah program pemerintah.
Baca Juga:MKMK Tolak Laporan, Sembilan Hakim MK Dinyatakan Tak Langgar EtikData survei menunjukkan 50,8 persen responden menilai kondisi ekonomi buruk, sementara 43,1 persen menilai keadaan ekonomi memburuk dibandingkan tahun sebelumnya. Temuan ini mengonfirmasi teori hubungan antara evaluasi publik terhadap keadaan ekonomi dengan tingkat kepuasan terhadap kinerja presiden: ketika publik menilai ekonomi memburuk, apresiasi terhadap kinerja presiden ikut merosot.
MBG Juga Disorot
Sorotan juga tertuju pada program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program andalan pemerintah. Sekitar 61,4 persen responden yang mengetahui program MBG menyatakan kurang puas atau tidak puas terhadap pelaksanaannya.
Perincian angka ketidakpuasan: 39,1 persen responden menyatakan kurang puas dan 14,3 persen tidak puas. Sebaliknya, yang sangat puas hanya 4,4 persen dan cukup puas 40,1 persen, dengan 2,1 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Sumber: KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Desakan Mundur Sukarela Menguat, Kubu Gibran Bertahan dengan Aturan KPU

MKMK Tolak Laporan, Sembilan Hakim MK Dinyatakan Tak Langgar Etik

Lima Aduan Terhadap KPU Masuk DKPP, Dua Siap Naik ke Sidang

Hasto Sebut Gibran Kehilangan Legitimasi Moral sebagai Pemimpin Nasional

Kasasi Dikabulkan, Polemik Ijazah Wakil Presiden Kembali Memanas

Penggugat Minta Wapres Segera Mundur Usai Putusan Kasasi Dikabulkan
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



