Gegara Tersinggung Mimik Wajah, 21 Siswa Keroyok Adik Kelas di SMAN 1 Gorontalo
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
GORONTALO - INTARTA.com - GORONTALO — Aksi kekerasan antarpelajar mengguncang SMAN 1 Gorontalo. Seorang siswa kelas X diduga menjadi korban pengeroyokan sejumlah kakak kelasnya di lingkungan sekolah, setelah para pelaku diduga tersinggung dengan ekspresi atau mimik wajah korban.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka. Sejumlah siswa dan guru sempat berupaya melerai perkelahian, tetapi seorang siswa telanjur terluka sebelum keributan berhasil diredam.
Baca Juga:Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih DaringDua Puluh Satu Siswa Diduga Terlibat
Menurut pendataan pihak sekolah, sebanyak 21 siswa diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Para terduga pelaku terdiri atas lintas tingkatan, yakni 9 siswa kelas XII, 7 siswa kelas XI, dan 5 siswa kelas X.
Insiden bermula dari kesalahpahaman saat korban dan para pelaku saling berpapasan di area sekolah. Para pelaku merasa tersinggung dengan ekspresi wajah korban, sehingga memicu adu mulut yang berlanjut menjadi aksi kekerasan fisik.
Baca Juga:Sepuluh Siswi SD Diduga Dicabuli di Kolam Renang, Polisi Periksa Terduga PelakuSekolah Jatuhkan Skorsing, Pelaku Kelas XII Tetap Ikut TKA
Sebagai sanksi tegas, pihak sekolah menjatuhkan skorsing sementara kepada seluruh siswa yang teridentifikasi terlibat. Meski demikian, para siswa kelas XII yang terkena skorsing tetap diizinkan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
“Untuk sementara kami skorsing siswa-siswa yang bermasalah, tapi untuk siswa kelas XII yang kena skorsing itu, pada saat TKA mereka tetap ikut TKA,” ujar perwakilan pihak sekolah.
Selain sanksi dari sekolah, orang tua korban juga melaporkan kasus dugaan penganiayaan tersebut ke kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Sekolah Kosong Saat Banjir Lahar, Guru Tetap Hadir dan Belajar Beralih Daring

Sepuluh Siswi SD Diduga Dicabuli di Kolam Renang, Polisi Periksa Terduga Pelaku

Korban Serangan ke Pusat Bantuan Bertambah, Puluhan Orang Masih Tertimbun Reruntuhan

Lima Belas Tahun Setelah Teror Terungkap, Keluarga Korban Masih Menanti Keadilan

Kerja Keras Saja Ternyata Belum Cukup untuk Keluar dari Kemiskinan

Di Hadapan Hakim, Saksi Akui Pernah Singgung Perkara Besar kepada Mantan Pejabat Kejaksaan
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



