Kabar Duka, Mantan Panglima TNI Widodo Adi Sutjipto Wafat di Usia 82 Tahun
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
JAKARTA - INTARTA.com - Kabar duka datang dari keluarga besar TNI. Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia pada Sabtu malam, 24 Oktober 2026, pukul 21.30 WIB, di usia 82 tahun.
Rumah Duka di Kelapa Gading
Sejumlah tokoh melayat ke rumah duka di Kompleks TNI AL Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu pagi, 25 Oktober 2026. Di antaranya Wakil Presiden ke-11 Boediono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan mantan Panglima TNI Djoko Suyanto.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengenang almarhum sebagai sosok pelopor yang berperan mempersatukan TNI pada masa transisi reformasi.
Baca Juga:Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Seniornya di Mess Lanud“Kami merasa kehilangan seorang pelopor. Pada masa reformasi, beliau sangat aktif mempersatukan TNI, bahkan turun ke daerah-daerah untuk mengumpulkan tiga angkatan demi semangat persatuan dan kesatuan TNI.”
Dimakamkan di Kalibata
Jenazah Widodo Adi Sutjipto dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu, 25 Oktober 2026 pukul 13.30 WIB. Upacara pemakaman dipimpin oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Kepergian Widodo Adi Sutjipto meninggalkan duka bagi keluarga besar TNI dan bangsa Indonesia, atas jasa-jasanya menjaga persatuan TNI di masa-masa penting perjalanan bangsa.
Sumber: YouTube - KOMPASTV
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Gubernur Dukung Pengerahan Prajurit, Tegaskan Soal Kewenangan Pusat

Anggota TNI AU Tewas, Diduga Dianiaya Seniornya di Mess Lanud

Pengerahan Pasukan Besar Disambut Dukungan Penuh demi Situasi yang Kondusif

Gubernur Usulkan Kuota Khusus Alumni Pesantren untuk Jadi Prajurit TNI

Penertiban Bendera Berujung Maut, Satu Warga Tewas Tertembak

Dua Pimpinan Angkatan Darat Bahas Penguatan Kerja Sama dan Latihan Bersama
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



