Pengerahan Pasukan Besar Disambut Dukungan Penuh demi Situasi yang Kondusif
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
JAKARTA - INTARTA.com - Gubernur Pramono Anung menyatakan dukungan penuh atas pengerahan pasukan dalam jumlah besar dari tiga matra TNI sebagai langkah pengamanan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Ia menyampaikan sikap itu di Balai Kota pada Rabu, 4 November 2026, menanggapi kabar penebalan pengamanan yang beredar belakangan ini.
"Sehingga dengan demikian, pemerintah DKI Jakarta memberikan support, mendukung sepenuhnya apa yang dilakukan untuk pengamanan di ibu kota ini," kata Pramono. Ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai tujuan di balik penebalan pengamanan tersebut, dan memilih menegaskan prinsipnya: keamanan adalah prasyarat bagi aktivitas kota.
Baca Juga:Gubernur Dukung Pengerahan Prajurit, Tegaskan Soal Kewenangan PusatDukungan untuk Pengamanan Pusat Perekonomian
Menurut Pramono, kota ini bukan sekadar pusat pemerintahan, melainkan juga kota global dan pusat perekonomian nasional. Karena itu, situasi yang kondusif menjadi kepentingan bersama, bukan hanya aparat dan pemerintah daerah. Ketika rasa aman terjaga, perkantoran, pasar, pusat perbelanjaan, dan layanan publik dapat berjalan normal, dan warga dapat beraktivitas tanpa rasa waswas.
"Tetapi intinya, apapun Jakarta ini adalah ibu kota negara, kota global, pusat perekonomian nasional, sehingga kalau kemudian ada penebalan keamanan, saya sebagai Gubernur Jakarta menyampaikan rasa terima kasih," pungkasnya. Sikap terbuka itu juga memberi kepastian bagi pelaku usaha dan pekerja yang menggantungkan penghasilannya pada kelancaran aktivitas harian: pengamanan yang terkoordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan mencegah gangguan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap stabilitas kota.
Baca Juga:Pesan Tegas untuk Abdi Negara Baru: Bijak Bermedsos, Utamakan PelayananTambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Gubernur Dukung Pengerahan Prajurit, Tegaskan Soal Kewenangan Pusat

Pesan Tegas untuk Abdi Negara Baru: Bijak Bermedsos, Utamakan Pelayanan

Gubernur Usulkan Kuota Khusus Alumni Pesantren untuk Jadi Prajurit TNI

Penertiban Bendera Berujung Maut, Satu Warga Tewas Tertembak

Media Asing Soroti Pengerahan Puluhan Ribu Tentara usai Tiga Jenderal Ditangkap

Doa Khidmat di Pusara Sang Adik, Kenangan 40 Hari yang Menggetarkan Hati Keluarga
Berita Terkini
Lihat Semua


Terancam Dideportasi, Dua Pria Ini Sebut Bakal Diperlakukan 'Seperti Budak'

Penembakan di Alun-Alun Bersejarah Tewaskan Enam Orang, Tiga Jenazah Lain Ditemukan di Rumah Pelaku



